Friday, December 14, 2007

Presentasi di Universitas Teknologi Yogyakarta (UTY) Bersama Pak Priyanto

Setelah presentasi di UIN, hari berikutnya saya bersama Pak Priyanto presentasi e-learning di Universitas Teknologi Yogyakarta.

Berikut saya share materi presentasi di www.bionetra.org.

Acara ini di bawah tajuk: Workshop Peningkatan Kapabilitas Staf Akademik UTY dalam Mengembangkan Kontent Sumber Belajar Digital, dalam rangka program Hibah TIK K-3 INHERENT, dengan topik "Learning Management System".

Workshop dilaksanakan di Gedung Pusat UTY, Jl Lingkar Utara Jombor Yogyakarta, Lantai 3. Tim Task Force Hibah TIK K3 UTY diketuai oleh Bapak Arief Hermawan, ST., MT.

Di akhir presentasi saya ketemu dengan Pak Erik Iman, M.Kom. Saya pernah bersama dengan Beliau ketika mengambil mata kuliah Decision Support Systems yang diampu oleh Ibu Dr. Sri Hartati, di Magister Ilmu Komputer, Universitas Negeri Gadjah Mada (UGM). Oh ya, ternyata yang memandu/memoderatori workshop adalah putera dari Pak Almarhum Fadeli Abdur Rohman (AR) yang dulu pernah mengajar aku kuliah Pengolahan Sinyal Digital I dan Pengolahan Sinyal Digital II ketika aku mahasiswa Elektronika Instrumentasi S1, FMIPA, UGM.
Read more...

Wednesday, December 12, 2007

Presentasi E-learning di UIN Hari Selasa Kemarin

Judul Acara yang saya baca di papan tulis belakang tempat saya duduk: Sosialisasi Interactive Multimedia for Digital Learning Materials

Pembicara:
9-11: Djoko Luknanto
11-12: Nurkhamid

Moderator:
Sumarsono

Saya sempat mengikuti materi Pak Djoko Luknanto sekitar 1 jam, karena saya datang di rektorat lantai satu UIN (Universitas Islam Negeri) Sunan Kalijogo Yogyakarta jam 10.

Sempat terlihat oleh saya demonstrasi powerpoint Pak Djoko penuh dengan animasi multimedia. Ada Borobudur multimedia. Ketika hujan ada air permukaan ada air yang masuk ke tanah. Ada demo gedung yang diguncang gempa. Ada demo ceramah video. Ada demo, apalagi, banyak dech. Sebagian konten dikembangkan sendiri oleh Pak Djoko, sebagian Beliau koleksi dari Internet.

Sambil menggenggam micropon besar, beliau berceramah dengan penuh komunikatif. Sekali-sekali Beliau menunjukkan laser pointernya yang dipegang di tangan yang satunya ke layar.

Yang menarik dari hasil ceramah itu adalah, elearning harus didukung secara institusional. Harus ada lembaga khusus untuk mengurusi elearning di tingkat universitas. Selain itu harus ada lembaga pelaksana elearning di tiap fakultas.

Mengingat tidak semua dosen pandai (atau sempat) mengembangkan konten yang berbau multimedia, diperlukan dukungan bidang khusus yang menggarap ini. Dosen tinggal setor konten biasa dalam bentuk file maupun catatan kertas, lalu bidang ini memperkaya dengan polesan lipstik multimedia.

Selain itu diperlukan bidang yang terdiri dari orang pendidikan untuk memberi masukan, menilai dan mengkritisi materi-materi ajar yang diproduksi.

Saya sendiri menyajikan materi ringan tentang pengantar e-learning, syarat menjadi dosen elearning, dan konsekuensi elearning. Sambil di sana sini saya memberi gambaran kasus elearning yang sedang dilaksanakan di http://uny.ac.id UNY (Universitas Negeri Yogyakarta) dan kasus http://www.moodle.org Moodle.

Moderator adalah Pak Sumarsono dari PKSI (Pusat Komputer dan Sistem Informasi UIN). Pada sesi tanya jawab, saya sempat ada pertanyaan dari Pak Alwan, Pak Sutrisno, dan Bu Aryani. Sempat pula ada pertanyaan apa tasawuf bisa di-e-learning-kan? Soalnya yang paling mudah di-e-learning-kan adalah materi yang bau-bau kognitif. Kalau materi yang bau tasawuf bagaimana? Kesimpulan dari jawaban, yang tasawuf kognitif di-e-learning-kan, yang bisa menyentuh dielearningkan secara multimedia, sedangkan untuk mengecek langsung ke mahasiswa digunakan tatap muka.

Oh ya, saya sebenarnya bukan pembicara aseli. Aselinya yang diminta adalah Pak Herman Dwi Surjono di hari Senin. Tapi belakangan acara pindah Selasa sehingga Beliau tidak bisa hadir karena harus pergi seminar di Malaysia sampai hari Jumat. Pak Herman lalu menugaskan Pak Restu Widiatmoko, tapi Pak Restu juga ada acara, sehingga amanah melimpah ke saya.

Dari acara ini saya sempat mengetahui bahwa Pak Rektor UIN adalah orang asal Pati seperti asal saya. [Wah, wong Pati ada yang jadi Rektor nih! Di Daerah Istimewa Jogja lagi. Opo gak huebat! Lho, lho, kok jadi ashobiyah (kedaerahan)? Siapa saja kan boleh untuk menjadi Rektor, tidak peduli dia berasal dari mana.]

Butir-butir lain:
* blended-learning belum bisa diterapkan karena peraturan akademik masih berbunyi tatap muka minimal 12 kali. Aktivitas elearning belum dihargai sebagai pengganti tatap muka
* elearning masih bersifat suplemen, boleh dipakai, boleh tidak.
* seperti halnya suplemen yang sesungguhnya, elearning tentu saja meningkatkan vitalitas dosen yang mengadopsinya.
Read more...

Saturday, December 01, 2007

Pelatihan elearning di FBS Lantai 3 Ruang Dream Lab

(This entry is about facilitating e-learning and multimedia training at FBS UNY. Lecturers were from Music Department. The department was awarded A2 Grant from Higher Education Directorate. One of the program in the grant was training on multimedia and e-learning.)

Jam 9 sampai 11 tadi saya baru saja memfasilitasi pelatihan Elearning. Tempat adalah Lantai 3 Fakutas Bahasa dan Seni (FBS) Universitas Negeri Yogyakarta. Amanat ini sampai ke saya karena Pak Herman Dwi Suryono berhalangan hadir gara-gara ada tugas mendadak harus pergi ke Jakarta.

Ada sekitar 30 an dosen yang mengikuti pelatihan. Kendala yang saya hadapi adalah elearning UNY dengan alamat http://elearning.uny.ac.id ternyata tidak bisa diakses dengan cepat. Lambat sih tidak, namun saya rasakan kurang cepat.

Materi yang berhasil saya sampaikan adalah memandu para perserta agar bisa mengapresiasi sebagai mahasiswa (peserta) elearning. Beberapa butir materi yang berhasil saya sampaikan adalah: cara login, cara masuk ke halaman kuliah, cara mengunduh bahan kuliah, cara mengikuti forum diskusi, cara menggarap tugas online, cara menggarap tugas upload, cara chatting. Peserta juga sudah berhasil mengubah profil.

Materi yang belum tersampaikan adalah: cara mengikuti quiz. Selain itu materi sebagai dosen belum sempat tersampaikan. Peserta belum sempat mengelola elearning sendiri termasuk memasukkan bahan, membuat aktivitas forum, tugas, chat, quiz.

Lima belas menit pertama sempat terjadi kelambatan, karena sebagian besar peserta belum memiliki akun. Alhamdulillah, saya ada ide untuk membuatkan akun secara manual. Saya berhasil membuat 30 akun dengan derajad course creator.

Pelatihan ini sepertinya adalah gara-gara FBS (dosen musik dan seni tari) mendapatkan hibah A2.

Peserta pelatihan (para dosen FBS UNY, jurusan seni musik dan seni tari) antara lain ada yang mempunyai nama sbb:

Aninza Awalintyas
Cipto Handoyo
Endang Sutiyati
Enis Herawati
Heni Kusumawati
Herlinah
Marwanto
Muh Mukti
Ninyo Nyo
Panca Putri
Pramularsih Wulansari
Puspito Rini
Rumi WIharsih
Saptomo Tomo
Sri Tanto
Sutiyono
Wenti Nuryani
Xaveria Diah
Read more...

Technorati Blog Widgets

A Flower of Love from the Beloved

My Skype Status

My status

Search Google ...

Google